Mengetahui demam scarlet

Mengetahui demam scarlet

Demam scarlet atau bisa dikenal dengan eritema, untuk mengetahui demam scarlet  itu sendiri, sebuah penyakit yang berkembang dari faktor bakteri pada beberapa orang yang memiliki angina. Akan tetapi tidak semua orang yang terinfeksi tenggorokan akan menderita demam scarlet tersebut. Bakteri ini mengeluarkan toksin dan menghasilkan reaksi dalam tubuh dan menyebabkan ruam merah. Penyebab demam scarlet menyebabkan bintil merah di seluruh tubuh dan biasanya disertai dengan sakit tenggorokan dan demam tinggi. Jika penyakit ini tidak diobati, maka akan timbul ruam yang menyebabkan kondisi lebih berbahaya dan dapat mempengaruhi jantung, ginjal, dan bagian tubuh lainnya. ketika kita mengalami gejala yang akan disebutkan berikut, alangkah baiknya segera lakukan konsultasi langsung pada dokter, supaya dokter dapat melakukan penanganan langsung dengan cepat terhadap kondisi kesehatan yang terjadi pada tubuh kita, berikut gejalanya untuk mengetahui demam scarlet diantaranya adalah:

  • Peradangan pada leher yang bisa mengakibatkan begitu nyeri ketika menelan.
  • Ruam merah

gigitan serangga, penyakit, reaksi alergi, atau efek samping obat dan produk perawatan kulit. Ruam kulit ada yang muncul tiba-tiba, ada juga yang muncul bertahap dalam beberapa hari.

  • Memiliki demam dari 38,9 derajat celcius

kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit.

Dalam hal ini Anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun lebih rentan untuk mengalami penyakit demam scarlet daripada kelompok usia lainnya. Kuman yang menyebabkan penyakit menyebar dengan mudah di antara orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan anak tersebut, seperti anggota keluarga atau teman kelas, bahkan teman bermain. Tidak ada faktor risiko bukan berarti kita tidak bisa mengalami penyakit tersebut.[1]

“dilansir dari laman Alodokter” disebutkan beberapa gejala untuk mengetahui demam scarlet yaitu diantaranya timbul ruam yang berwarna merah atau merah muda, dan hal itu hampir terjadi pada seluruh tubuh. Ruam kulit biasanya muncul sekitar satu minggu. Hingga ketika setelah gejala ini mereda, kulit yang terkena ruam akan mengelupas. Ruam ini terlihat seperti luka bakar akibat sinar matahari dan terasa kasar. Umumnya ruam bermula dari dada dan perut, kemudian menyebar ke seluruh area tubuh. Dan akan menyebabkan ruam terlihat lebih merah di area lipatan kulit, seperti ketiak, siku dan lutut. Beberapa gejalanya yaitu:

  • Kulit pucat disekitar bibir, warna bibir yang berubah menjadi pucat dalam artian putih tanpa trelihat merah dari fator darah dalam kulit, dan hal itu terjadi karena faktor tubuh yang kelelahan atau mengalami sebuah penyakit.
  • Mual atau muntah. Kondisi mual dan muntah adalah dimana rasa tidak nyaman dalam perut terjadi dan membuat perut terasa terus ingin mual hingga makanan yang berada didalam perut menjadi keluarsemua dan menyebabkan perut menjadi kosong sehingga badan begitu lemas.
  • Sulit menelan. Kondisi dimana sakit ketika menelan sesuatu baik yang keras ataupun cair seperti minuman, dan hal tersebut akan mengganggu nagsu makan bagi sipengidapnya.
  • Wajah dan leher memerah
  • Radang disertai bercak putih
  • Lidah kemerahan disertai bintil-bintil, atau biasa disebut lidah strobery
  • Pembesaran kelenjar getah bening dileher
  • Sakit kepala

secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala: kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala.

Sumber: Honestdocs.com

[1] Sumber referensi Hellosehat.com